Judul yang cukup aneh menurut anda? Jika ada sebagian dari anda yang menolak atau sulit memahami konsep hukum karma atau hukum sebab akibat, maka filsafat “Hidup dan rejeki itu seperti organ percernaan” mungkin sangat masuk akal untuk anda terima. Kita sebagai manusia tentunya tentunya sudah mengerti sistem pencernaan yang sudah banyak diajarkan sejak kita duduk di bangku sekolah. Bagi mereka yang kurang berpendidikan pun seharusnya sudah memahami bagaimana proses pencernaan berlangsung secara sederhana. Baiklah akan saya ulas lebih lanjut kenapa saya memilih konotasi tersebut sebagai judul artikel ini.
