Jangan Menunda Membayar Hutang


Sedikit pengalaman pribadi yang baru saja saya alami kemarin, mungkin bisa menjadi inspirasi untuk sobat semua serta mengubah pola pikir kita yang selama ini salah.

Saya memang mempunyai pola pikir "jangan berhutang" dan "benci dihutangi". Saya sangat tidak suka berhutang dengan orang dan saya pun benci orang lama-lama membayar hutang pada saya. Kemarin saya baru saja mengalami sebuah kejadian yang cukup mengena di hati saya, simak ceritanya...

Hari Libur 2016

Ayo semangat kerja! Liburan 2016 menantimu!

01 Januari Tahun Baru Masehi
08 Februari Tahun Baru Imlek 2567
09 Maret Hari Raya Nyepi Saka 1938
25 Maret Wafat Isa Al-Masih
01 Mei Hari Buruh Internasional
05 Mei Kenaikan Yesus Kristus
06 Mei Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
22 Mei Hari Raya Waisak 2560
06 - 07 Juli Hari Raya Idul Fitri 1437 H
17 Agustus Hari Kemerdekaan RI
12 September Hari Raya Idul Adha 1437 H
02 Oktober Tahun Baru Islam 1438 H
12 Desember Maulid Nabi Muhammad SAW
25 Desember Hari Raya Natal

Love in Valentine's Day (part 2)



Tiba-tiba saja ia berkata seperti itu… padahal selama ini aku tidak pernah mengatakan kepada siapa pun tentang diriku yang sebenarnya… tapi dari mana ia bisa tahu…! Dan sekarang… aku harus mengatakan apa kepadanya…

“Kamu tidak usah berbohong lagi padaku… sejak awal aku melihatmu di mini market aku sudah curiga dengan kehadiranmu… sikap yang kamu tunjukkan sangat mirip dengan James, caramu berjalan… caramu berbicara… dan yang lebih membuatku semakin yakin adalah… kau bisa tahu pasta gigi yang ingin ku beli, padahal aku belum memberitahukannya padamu… dan bagaimana kau bisa tahu mengenai tanggal ulang tahun mamaku, padahal orang-orang yang diundang ke pesta itu belum tentu tahu kalau itu adalah pesta untuk merayakan ulang tahun mamaku…!”

Love in Valentine's Day (part 1)


Mungkin kalian tidak akan pernah percaya dengan apa yang akan kuceritakan saat ini, tapi siapa yang tahu kalau semua yang akan kuceritakan ini pernah dialami oleh seseorang di dunia ini. Cerita ini memang sangat tidak masuk akal, namun kadang hidup ini memang tidak bisa ditebak, dan sebenarnya hidup ini memang penuh dengan hal-hal yang tidak masuk akal.

Kisah ini menceritakan tentang kekuatan cinta yang dapat mengubah segalanya, bahkan membuat hal yang tidak mungkin menjadi kenyataan… dalam kehidupan ini.

Antara Cinta dan Kenyataan


Apakah menurut kalian hidup ini cukup adil? Apakah menurut kalian sepasang kekasih yang saling mencintai bisa dengan mudah meraih apa yang mereka inginkan? Kadangkala hidup ini bersikap sangat tidak adil terhadap orang-orang yang seharusnya tidak menerima kenyataan yang kejam. Hidup ini penuh dengan lika-liku yang tidak bisa di duga, dalam sekejap semua hal yang berada diatas telapak tangan manusia dapat terbalik dalam satu detik dan semua itu berada di luar dugaan.

Kisah ini menceritakan tentang kehidupan sepasang manusia yang saling mencintai, mereka menerima kenyataan terpahit dalam hidup mereka yang mengharuskan hubungan cinta mereka berakhir dalam sekejap mata.

Hidup dan Rejeki Itu Seperti Organ Percernaan



Judul yang cukup aneh menurut anda? Jika ada sebagian dari anda yang menolak atau sulit memahami konsep hukum karma atau hukum sebab akibat, maka filsafat “Hidup dan rejeki itu seperti organ percernaan” mungkin sangat masuk akal untuk anda terima. Kita sebagai manusia tentunya tentunya sudah mengerti sistem pencernaan yang sudah banyak diajarkan sejak kita duduk di bangku sekolah. Bagi mereka yang kurang berpendidikan pun seharusnya sudah memahami bagaimana proses pencernaan berlangsung secara sederhana. Baiklah akan saya ulas lebih lanjut kenapa saya memilih konotasi tersebut sebagai judul artikel ini.

Sejarah Bakcang

Sejarah bacang berasal dari tokoh Qu Yuan (343--289 SM). Qu Yuan adalah sastrawan terkemuka dari Kerajaan Chu. Bukunya sangat laris dan terkemuka, salah satunya Chun Tzu (Ratapan Negeri Tzu) dan Li Sao (Menapaki Kesedihan). Selain itu, ia juga dikenal sebagai menteri yang terpercaya dan setia.

Kerena popularitas itu, rekan-rekannya menjadi iri dan berusaha menyingkirkan dia. Rekannya adalah para penjilat kekuasaan yang bermanis-manis di depan raja dan berusaha menjatuhkan Kerajaan Chu dan lebur dalam Kerajaan Chin. Qu Yuan tidak mau ikut dengan konspirasi itu sehingga ia makin dibenci rekan-rekannya.

 

blogger templates 3 columns | Design by Jimmy Lobianto